Kegiatan

BLH Bojonegoro : Program Normalisasi Kaliglonggong Tercapai Dengan Baik

Selasa siang (22/11/2016) bertempat di Desa Gayam, Kec. Gayam, Kab. Bojonegoro terselenggara serah terima Program Normalisasi Kaliglonggong. Program ini didukung oleh ExxonMobil Cepu Limited (EMCL),  dan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro yakni Badan Lingkungan Hidup (BLH) dan Komisi A DPRD. Serta difasilitasi oleh LSM Pendamping dalam hal ini FOSPORA (Forum Studi Pengembangan Potensi Daerah)

Acara ini merupakan penanda berakhirnya program normalisasi kaliglonggong dan serah terima guna pemanfaatan saluran irigasi yang lebih optimal kepada masyarakat sekitar Desa Gaya.

Turut hadir berbagai tokoh masyarakat, perangkat desa dan masyarakat umum sekitar Desa Gayam khususnya yang setiap hari memanfaatkan kaliglonggong sebagai irigasi pertanian. Dalam pembukaan acara dihadiri pula oleh Kepala Desa Gayam, Sekretaris Kecamatan Gayam, Perwakilan Badan Lingkungan Hidup dan Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro.

Dalam sambutannya Winto , selaku Kepala Desa Gayam menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mensukseskan program normalisasi kaliglonggong ini termasuk ExxonMobil Cepu limited, Badan Lingkungan Hidup, DPRD Kabupaten Bojonegoro, dan LSM Pendamping dalam hal ini FOSPORA.

“Atas berkat DPRD Komisi A,  BLH, SKK Migas , EMCL, dan LSM Pendamping FOSPORA. Kini faktanya sudah tidak ada lagi luapan air sejak ada saluran yang baru dari Program Normalisasi Kaliglonggong. Sekarang sudah aman sawahnya”, tegas beliau.

Program normalisasi kaliglonggong ini merupakan bentuk kontribusi EMCL dalam membantu kesejahteraan masyarakat khususnya sekita areal migas blok cepu.

“Ini merupakan bentuk kami dalam berkontribusi kepada masyarakat. Membantu membangun irigasi kaliglonggong. Kami senang sudah tidak ada lagi keluhan. Saluran irigasi ini panjangnya 600 meter dan menghabiskan anggaran 1,4 Milyar serta berjalan selama 1 tahun. EMCL berharap irigasi ini bisa dapat bertahan lama dan kedepannya dirawat oleh warga, karena ini milik warga sekitar demi kesejahteraan bersama.”, ujar Gunawan Nugroho, Perwakilan dari ExxonMobil Cepu Limited.

Dalam pembukaan acara Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kab. Bojonegoro, Elsa Deba Agustina juga menyampaikan rasa syukur atas terlaksana dengan baik program normalisasi kaliglonggong.

“BLH mempunyai tugas melakukan pemantauan atau pengamatan lingkungan. 1 tahun lalu  disekitar kaliglonggong terdapat masalah. Adanya sedimen, tumpukan sampah, limpahan air lumpur dari lokasi sumur EMCL. Allhamdulillah dengan dibantu oleh Komisi A DPRD  dirembug secara kekeluargaan dengan perangkat Desa dengan bantuan BLH dan EMCL. Sehingga terselenggara Normalisasi kaliglonggong ini. Sedimen dan limpahan lumpur sudah normal kembali. Masalah tuntas secara dengan rembug secara kekeluargaan dengan pihak terkait tanpa ada demo-demo masyarakat serta bisa kini bisa bermanfaat untuk masyarakat banyak”, ujarnya dalam sambutan.

Rangkaian acara dilengkapi dengan peresmian drainase dan penyerahan secara simbolis plakat serah terima.  Kemudian warga dan tamu undangan diajak bersama peninjauan lokasi normalisasi kaliglonggong yang sudah jadi. Tak luput hiburan Tarian Reog dari warga desa setempat ikut meramaikan acara ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *