Kegiatan

Komitmen Majukan Pendidikan dan Ekonomi , Ponpes Al Rosyid Resmikan Gedung Pertokoan bantuan EMCL

Bojonegoro – Pada hari yang penuh kegembiraan, gedung pertokoan Pondok Pesantren Al Rosyid Desa Ngumpakdalem Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro resmi diresmikan Selasa Pagi (28/11/2023). Acara peresmian dihadiri oleh beberapa stakeholder diantarnya tokoh agama, tokoh masyarakat, Pemerintahan desa, jajaran pemerintahan kecamatan dan Pemerintah Daerah. Serta juga Pihak ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) selaku pendukung program pembangunan pertokoan dan Tim FOSPORA selaku pendamping.

Seremoni serah terima dan peresmian ini sebagai kunci dilakukan dengan penuh kekhidmatan, menandai komitmen untuk memajukan pendidikan dan ekonomi di lingkungan pondok pesantren dan masyarakat tersebut.

“Saya ucapkan terimakasih atas Tanggungjawab sosial dari seluruh stakeholder yang terlibat, harapnnya kebermanfaat pertokoan ini mampu membawa dampak positif bagi lingkungan pesantren maupun masyarakat ngumpakdalem.” Ahmad Burhani, S.Hi selaku Kepala Desa Ngumpakdalem dalam sambutannya.

Gedung pertokoan Pondok pesantren Al Rosyid Desa Ngumpakdalem ini merupakan langkah positif untuk mendukung kemandirian ekonomi di lingkungan pesantren dan masyarakat . Pertokoan ini melibatkan kolaborasi antara pesantren, pemerintah setempat, dan pelaku usaha. Hal ini disampaikan oleh Pimpinan Pondok Pesantre Al Rosyid Bapak K.H Alamul Huda Masyhur dalam sambutannya “Hal ini merupakan Pemberdayaan ekonomi di pondok pesantren sebagai langkah positif dalam mewujudkan kemandirian, di mana Mandiri berperan aktif dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan pembinaan potensi pesantren serta pemangku usaha Lokal.”

Dengan dukungan pemangku kepentingan yang kuat, pertokoan ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi pesantren tetapi juga menjadi sarana bagi masyarakat sekitar. Langkah ini merupakan implementasi tanggung jawab sosial yang positif dalam membangun sinergi antara pendidikan, ekonomi, dan masyarakat.

“Semoga kerjasama yang dilakukan bisa menjadi program perekonomian di wilayah pondok pesantren menjadi awal yang baik di tingkat pondok pesantre ndan harapannya untuk program CSR (Coorporate Sosial Responsibility) Selanjutnya lebih mengarah ke Pengentasan Kemiskinan yang ada di Bojonegoro.” Dalam amanat Sekretaris Daerah Dra. Nurul Azizah, MM.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *