Bojonegoro – Kamis (13/10/2016) , Sebagai tindak lanjut progam normalisasi kaliglonggong yang telah berakhir bulan juli lalu di Desa Gayam , Kec. Gayam. Maka lembaga FOSPORA (Forum Studi Pengembangan Potensi Daerah) bekerjasama dengan lembaga IDFoS selaku fasilitator progam, serta didukung oleh EMCL (ExxonMobil Cepu Limited) melakukan musyawarah desa pertanggungjawaban progam normalisasi kaliglonggong tersebut.
Acara musyawarah desa yang dikemas dengan guyub ini, turut dihadiri segenap perwakilan warga Desa Gayam , khususnya yang turut andil dalam progam normalisasi kaliglonggong tersebut. Tim pelaksana progam, perangkat pemerintahan desa, tokoh masyarakat, serta pemuda karang taruna desa gayam ikut berpartisipasi dalam acara ini.
Dalam pembukaan acara ini, Moch. Kamari Muslim , perwakilan dari FOSPORA mengungkapkan bahwa acara musyawarah desa pertanggungjawaban progam normalisasi kaliglonggong ini juga digabung dengan acara sosialiasi Patradaya (Program Aksi Kemitraan untuk Pemberdayaan Masyarakat) yang juga didukung oleh ExxonMobil Cepu Limited yang rencana akan berlangsung selama 6 bulan , sampai bulan maret 2017 nanti.
Ali Mahmud, selaku perwakilan dari ExxonMobil Cepu Limited juga menekankan pentingnya kegiatan laporan atau musyawarah desa pertanggungjawaban seperti ini.
“Progam normalisasi kalingglongong , walaupun kemarin ada sedikit kendala teknis terkait waktu pengerjaan. Tapi kini sudah selesai dan berjalan lancar dengan partisipasi warga setempat. Sangat penting laporan pertanggungjawaban seperti ini agar progam berikutnya bisa lebih cepat dan efisien”, ungkapnya.
Untuk selanjutnya ExxonMobil Cepu Limited dengan di fasilitatori oleh FOSPORA dan IDFoS akan melaksanakan Patradaya (Program Aksi Kemitraan untuk Pemberdayaan Masyarakat) 2016 di sejumlah titik desa, salah satunya termasuk Desa Gayam. Dalam hal ini akan ada pembangunan gedung karang taruna berlantai 2 dan pavingisasi jalan.
Kepala Desa Gayam, Winto berharap nantinya masyarakat desa bisa berpartisipasi penuh. Termasuk pemuda-pemudi karang taruna dalam hal pembangunan gedung karang taruna tersebut.
“Saya berharap nantinya koordinasi progam selanjutnya bisa lebih intensif antara tim Fasilitator baik Fospora maupun IDFoS dengan tim pelaksana, termasuk nantinya pemuda-pemudi karang taruna bisa ambil bagian untuk pembangunan gesdung karang tarunan. Karena ini ya untuk kemajuan kalian-kalian sendiri”, ungkapnya di depan pemuda-pemuda karang taruna Desa gayam yang turut hadir.
Selain itu, Rudi Hartono selaku Kepala Dusun Kaliglonggong sekaligus Ketua Tim Pelaksana Progam Normalisasi Kaliglonggong mengaku sangat berterima kasih atas telah terlaksananya progam ini.
Beliau mengatakan, “Sebagai tempat yang terkena dampak banjir, Saya mewakili Ketua Tim Pelaksana sekaligus warga setempat sangat berterima kasih atas telah terlaksananya dengan lancar progam ini dan sangat membantu”.