Tingkatkan Infrastruktur Sekolah di tengah Pandemi, EMCL bersama warga bangun Pavingisiasi Sekolah
Bojonegoro – Covid-19 telah mengubah kebiasaan masyarakat. Hal-hal yang tadinya lazim dilakukan, seperti bekerja di kantor, mengunjungi pusat perbelanjaan, atau hanya sekadar kumpul-kumpul keluarga seketika berubah begitu terjadinya pandemi. Perubahan kebiasaan ini pada gilirannya mempengaruhi aktivitas ekonomi dan pendidikan juga.
Dalam konteks infrastruktur sendiri, periode pandemi ini barangkali adalah periode ‘kelam’ bagi pembangunan fisik. Bagaimana tidak, sebagian pembangunan infrastruktur menjadi tertunda dikarenakan ketakutan atas paparannya. Tingkat penularan Covid-19 yang cepat menghalangi aktivitas konstruksi yang cenderung membutuhkan banyak tenaga kerja.
Karena inilah digelar kegiatan “Sosialisasi Program Peningkatan Akses Ekonomi, Kesehatan, dan Pendidikan Masyarakat Melalui Pembangunan Infrastruktur Publik” di Desa Ringintunggal Kec. Gayam Kab. Bojonegoro pada Hari Rabu (15/9/2021) dan bertempat di Kantor Pemerintahan Desa Ringintunggal.
Harapannya dengan adanya sosialiasi program, akan meningkatkan kegotong royongan dan partisipasi aktif warga dalam pembangunan. Nantinya akan dibangun Pavingisasi Halaman Sekolah MI Al Hidayah yang didukung penuh oleh ExxonMobil Cepu Limited.
Acara ini diikuti oleh sekitar 30 orang terdiri dari unsur masyarakat desa, perangkat desa, Kepala Desa, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) serta Yayasan FOSPORA (Forum Studi Pengembangan Potensi Daerah).
Slamet Riyadi selaku Perwakilan dari EMCL mengaku berterima kasih atas partisipasi warga lingkungan sekolah dan desa yang menyambut baik rencana pembangunan.
“mari kita kawal bersama pembangunan pavingisasi ini semoga bermanfaat , dan ini menjadi bagian dari komitmen EMCL untuk mendukung peningkatan kualitas sarana penunjang pendidikan” , ujar beliau.